Langsung ke konten utama

Ngobrol Santai Terdokumentasi Bareng Komika

Beberapa bulan ini, saya mencoba untuk mendokumentasikan percakapan dengan seseorang. Tentunya dengan ijin terlebih dahulu untuk saya upload ke platform gratisan youtube.

Dengan maksud agar apabila ada hal positif atau menginspirasi bisa dilihat oleh orang lain, tidak sekrang mungkin suatu saat nanti. Jadi saya tidak melihat view dulu.

Bersyukur dengan alat yang tidak terlalu ribet seperti tripot (dikasih orang) dan kamera DSLR (beli bekas) serta sound menggunakan handphone yang sudah pecah kacanya bisa terlaksana juga.

Biasanya tidak terkonsep, tidak ada text dan bertanya mengalir saja. Ini salah satu video percakapan dengan salah satu komika Indonesia Wawan Saktiawan asal Malang. barangkali ada yang berminat menyimak.


Video Pertama 

Video Kedua


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman di Kantor Google Indonesia, Pacific Century Place

Dapat pengalaman baru bulan ini, setelah beberapa pekan sebelumnya dihubungi pihak Google untuk menghadiri sebuah event di Jakarta. Mengharuskan saya harus pergi sendiri ke ibukota, walau secara praktek baik berangkat maupun pulang dipertemukan rekan ngobrol di jalan. Berangkat bersama mas Faris rekan satu Grup WA yang jarang ngobrol, akhirnya bisa ngobrol sejak pertama berangkat naik Bis ke Bandara. Ditambah jamuan kopi gratis bandara yang lumayan istimewa (harganya bisa dibelikan 15 cangkir di warkop Gresik.. hehehe). Pulangnya bareng dokter asal Padang yang secara intensif mengelola sebuah web dan konsultasi kesehatan. Banyak obrolan yang bisa kita ambil pelajarannya. Event kali ini spesial karena pertama kalinya bagi saya menginjakan kaki di kantor Google yang baru yang beralamat di Pacific Century Place lantai 45 Jakarta, dan bertemu langsung dengan beberapa pembuat kebijakan disana. Sesi foto bersama peserta event google di Jakarta. Pengalaman berharga bisa bert

Pengalaman Membantu Aktivasi Website Desa

Membantu aktivasi sebuah domain desa merupakan pengalaman yang sangat menarik. Sebuah instansi pemerintah yang nota bene memiliki administrasi berjenjang yang lumayan panjang. Saya sendiri mengelola salah satu website dengan tema desa saat ini. Kemudian mempertemukan dengan salah satu klien yang juga membuat website desa. Sebenarnya wewenang pembuatan website desa ini harus dilakukan oleh perangkat terkait, karena memang mempersyaratkan memilii email .go.id khusus perangkat. Persyaratan untuk mendapatkan email tidak kalah ribet juga syaratnya. Ada syarat yang cukup privacy yang harus dipenuhi. Seperti SK resmi pengangkatan sebagai perangkat desa. Setelah mendapatkan email, baru kemudian kita bisa mengajukan domain dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi  Yang menarik sebenarnya adalah domain desa.id ini menjadi domain resmi yan dikelola Kementrian Komunikasi dan Informatika dan penyedia domain Pandi. Diberikan gratis pada tahun pertama dan berbayar untuk tahun berikutnya. Dan ternya

Belajar 5R, Ringkas Rapi Resik Rawat Rajin

Sekitar pertengahan tahun 2001 setelah lulus SMK, menyandang status sebagai karyawan pabrik. Sepertinya harus saya syukuri kala itu. Kalau melihat teman sebaya yang harus bersayabar mendapatkan status itu. Lebih bersyukur lagi sepertinya saya bisa belajar banyak dari sebuah industri manufaktur saat itu namanya pabrik wiring harness. Dalam tulisan ini saya coab ingat satu pelajaran yang sepertinya masih sangat relevan hingga saat ini. Secara kebetulan pabrik kami bekerja menggunakan budaya kerja 5 R  5 R adalah kepanjangan dari Ringkas Rapi Resik Rawat Rajin Sepintas sebenarnya pekerjaan tersebut adalah pekerjaan rutin yang harus dilakukan setiap pekerja, namun ternyata ketika sudah menjadi budaya maka akan memudahkan dalam proses menyelesaikan pekerjaan. Konsep 5R sendiri diadopsi dari Jepang yaitu 5S. Dan yang menarik lagi adalah ada tim khusus dalam manajemen yang mengurusi 5R, dan akan secara rutin melakukan audit. Dan sesuatu yang sempurna itu tidak langsung tiba-tiba muncul. Ada p